Lantunan Bait Penuh Makna: Guru MIN 1 Bantul Unjuk Gigi di Lomba Baca Puisi HAB Kemenag

Bantul (MIN 1 Bantul) – Panggung Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 mendadak puisi pada Kamis (18/12/2025). Bukan soal angka atau rumus, kali ini perwakilan guru MIN 1 Bantul menunjukkan sisi humanis dan artistik mereka melalui ajang Lomba Membaca Puisi yang digelar dalam rangkaian peringatan hari besar tersebut.

Adalah Ismiyati Handayatun dan Wahyu Hidayah, dua sosok pendidik yang menjadi “duta sastra” MIN 1 Bantul di atas panggung. Dengan penuh penghayatan, keduanya tampil memukau, mengolah vokal dan ekspresi untuk menghidupkan bait-bait puisi di hadapan para juri dan penonton. Keikutsertaan mereka membuktikan bahwa guru madrasah tidak hanya unggul dalam pedagogi, tetapi juga memiliki kedalaman rasa dan kreativitas seni yang luar biasa.

Mewakili rekan sejawatnya, Ibu Ismiyati mengungkapkan bahwa persiapan lomba ini menjadi tantangan yang menyenangkan di sela-sela kesibukan mengajar.

“Bagi kami, puisi adalah sarana untuk menyampaikan pesan moral dan rasa syukur. Melalui lomba ini, kami ingin memberikan contoh kepada siswa bahwa berani berekspresi dan mencintai sastra adalah bagian dari menjaga kekayaan budaya kita. Menang atau kalah itu bonus, yang terpenting adalah semangat ikut serta memeriahkan HAB Kemenag dengan karya,” tuturnya usai tampil.

Penampilan penuh power dari duet perwakilan MIN 1 Bantul ini diharapkan mampu memotivasi para siswa dan guru lainnya untuk terus berprestasi sesuai minat dan bakat masing-masing. Di hari spesial bagi Kementerian Agama ini, lantunan puisi mereka menjadi simbol harmoni dan dedikasi yang tak lekang oleh waktu. (and)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top